Mengatasi Komputer/Laptop yang Lambat atau Lemot

Komputer Lemot sering menjadi mimpi buruk bagi sebagian orang, terutama ketika sedang tidak memiliki waktu yang cukup banyak.

Mengatasi permasalahan laptop atau komputer yang lambat bisa dilakukan dengan berbagai hal, mulai dari yang dilakukan sendiri, teknisi atau bahkan harus dengan membeli part baru.

Dari sekian orang, jumlah terbesar yang sering mengeluh tentang laptop Windows adalah dari kalangan para pengajar atau guru.

Hal ini wajar, kebanyakan para guru hanya tau cara menggunakan laptop, itu pun sangat terbatas pada software atau kebutuhan tertentu.

Cara paling dasar atau umum yang seharusnya dikuasai oleh pemilik laptop amatir adalah defragment, clear cache, serta jumlah program yang berjalan di background.

komputer_lemot

Mengatasi Kinerja Laptop yang Lemot

Ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan tanpa membutuhkan biaya untuk mengatasi komputer lemot. Meski tidak terlalu efektif, tapi hal ini bisa sangat berpengaruh.

Terlihat sangat sepele, tapi jika dilakukan secara rutin akan memberikan dampak yang lumayan. Bahkan, seringnya hal seperti ini jarang diketahui oleh pengguna komputer/laptop amatir.

Defragment Harddisk Secara Berkala

Harddisk yang sudah terisi banyak file membuat proses sistem membaca harddisk lambat, data yang tersimpan akan saling bertumpuk apabila tidak tertata dengan rapi.

Ibaratkan sebuah lemari, jika tidak pandai dalam menata pakaian maka akan terlihat sesak. Berbeda jika pakaian tertata rapi, maka lemari akan terlihat lebih lega.

Cara untuk melakukan defragment adalah dengan membuka fitur defrag yang merupakan software bawaan dari Windows.

Ketik Disk Defragmenter pada start menu, kemudian jalankan. Atur jadwal defragment secara otomatis, misalnya seminggu sekali.

komputer_lemot

Bersihkan Sampah/Cache serta Temporary Files

Temporary Files memang sangat berguna dalam suatu kondisi. Misalnya ketika membuka web/situs yang sering dikunjungi, dengan adanya file tersebut maka akses akan lebih cepat.

Disisi lain, temporary files juga menyebabkan kinerja komputer menurun. jika tersimpan terlalu banyak temporary files maka kapasitas hard disk juga dikorbankan.

Untuk membersihkan temporary files bisa dengan menggunakan software gratis CCleaner, dan bisa diatur agar melakukan pembersihan secara otomatis. Atau bisa dengan menggunakan Disk Cleanup.

Perlu diketahui dengan kapasitas hard disk yang masih tersisa cukup besar akan membantu kinerja RAM, sehingga komputer tidak terlalu lambat.

komputer_lemot

Kelola Program Start-Up

Start-Up mungkin tidak terlalu menganggu ketika komputer sudah berjalan, namun jika terlalu banyak program yang berjalan saat start-up ketika komputer dinyalakan akan terasa berat.

Hal ini bisa saja sangat mengganggu, karena terkadang proses booting bisa berjalan sangat lama. Bahkan mungkin lebih dari 3 menit.

Jika benar demikian, maka bisa dipastikan ada banyak program yang berjalan ketika proses start-up.

Pada Windows 10, start-up bisa dikelola melalui task manager (CTRL + Shift + ESC). Sedangkan pada Windows 7, ketik tombol bergambar Windows + R, kemudian ketik perintah msconfig enter.

Pada tab start-up, hilangkan centang atau checklist pada program yang tidak perlu dijalankan diawal. Misalnya: Internet Download Manager, Adobe, OwnCLoud, dan lainnya.

komputer_lemot

Hapus File Direktori Temp

Setelah melakukan pembersihan terhadap temporary files, hal yang harus dilakukan adalah menghapus direktori atau folder sistem temporer (sementara).

Tidak perlu takut terjadi error, direktori temp berisi file yang sudah tidak terpakai. Jadi ketika dibersihkan makan sampah yang tidak terlihat pun akan terhapus.

Tekan tombol Windows + R, ketik perintah %temp% kemudian enter. Selanjutnya hapus semua semua isi yang ada pada folder Temp.

komputer_lemot

Hapus File Direktori Prefetch

Sama seperti direktori Temp, direktori Prefetch juga berisi file yang tidak terpakai. Tekan Windows + R, ketik prefect enter, kemudian hapus isinya.

Bisa dibilang memang bukan sampah, tapi menyimpan file tidak terpakai hanya akan mengurangi kapasitas hard disk dan membuat kinerjanya lambat.

Scan Virus / Malware Secara Berkala

Terkadang kita tidak pernah tau apakah terdapat file virus atau file lain yang bersifat menganggu bahkan mungkin merusak.

Solusinya gunakan Antivirus yang berkualitas. Ada banyak antivirus gratis yang bisa digunakan, dan akan lebih aman jika menggunakan yang berbayar.

komputer_lemot

Install Ulang Komputer / Laptop

Jika setelah melakukan semua hal diatas tapi komputer masih terasa lambat serta tidak ada perubahan, solusinya coba install ulang.

Jangan melakukan install ulang seperti yang umum dilakukan. Tapi lakukan install ulang secara penuh, yaitu dengan melakukan format hard disk.

Backup terlebih dulu seluruh data yang tersimpan di komputer, setelahnya lakukan format pada hard disk sebelum install ulang. Dengan begitu komputer akan kembali normal.

Upgrade Part Komputer

Cara lain untuk mengatas kinerja komputer / laptop yang lambat adalah dengan menambah RAM serta kapasitas Hard disk.

Upgrade Kapasitas RAM

Jika memang harus menambah kapasitas RAM, pastikan untuk melakukan perhitungan dengan pas. Maksudnya adalah agar tidak perlu menambah lagi dikemudian hari.

Untuk saat ini, standar minimum yang tidak tertulis tapi karena melihat perkembangan software serta tingkat kebutuhan. Maka RAM minimum adalah 4 GB, tapi kami lebih menyarankan 8 GB.

Harga RAM bervariasi, setidaknya mungkin harus menyiapkan uang sekitar Rp.600.000, atau mungkin bisa lebih murah tergantung tipe dan kualitas barang,

Upgrade Hard Disk

Meski merupakan teknologi lama, tapi hard disk masih cukup populer. Minimum hard disk seharusnya adalah 500 GB, tapi hal ini bukan suatu hal yang baku.

Pilihan terbaik adalah dengan mengganti Hard Disk menjadi SSD, karena memiliki kemampuan proses read data yang lebih cepat. Sayangnya, untuk saat ini SSD masih cukup mahal.

Opsi lain adalah dengan menggabungkan keduanya, SSD 120 GB untuk sistem (Windows) serta Hard Disk 320 GB untuk menyimpan data.

Konfigurasi seperti itu lebih baik ketimbang pure menggunakan SSD yang harganya masih terlalu mahal.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mengatasi Komputer/Laptop yang Lambat atau Lemot"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel