Samsung Pay Kolaborasi dengan DANA dan GoPay

Samsung berkolaborasi dengan DANA serta GoPay untuk menghadirkan Samsung Pay. Kemudahan penggunaan hanya dengan "swipe dan tap" menjadi nilai jualnya.

Berbeda dengan digital payment / e-payment pada umumnya, Samsung Pay bukan sebuah alat pembayaran. Melainkan sebuah wadah yang memudahkan penggunaan uang elektronik.

Selama proses launching Samsung Pay, turut hadir pula perwakilan dari DANA dan GoPay sebagai mitra usaha. Sekaligus membuktikan bahwa Samsung hanya mendukung dua alat pembayarat itu.

Kabarnya, semua smartphone Samsung yang sudah menggunakan Android 9 bisa menjalankan Samsung Pay dengan baik. Sedangkan untuk produk baru akan otomatis terinstall.

Pihak Samsung mengatakan bahwa, untuk saat ini alat tukar yang bisa digunakan hanya DANA dan GoPay. Namun, tidak menutup kemungkinan kedepannya akan mendungkung lebih banyak.

Selain itu, mereka juga menuturkan bahwa kolaborasi ini terjadi berkat kepercayaan Samsung terhadap teknologi DANA yang dinilai aman dan scalable.

DANA sendiri merupakan pemain baru, atau bisa dikatakan perusahaan muda namun mampu menunjukkan kualitasnya. Terbukti banyak yang memilih berkolaborasi dengan DANA.

samsung_pay

Dompet Digital Samsung Pay

Samsung Pay berbeda dengan e-wallet, ini hanya sebuah dompet yang menggunakan layanan pihak ketiga untuk melakukan pembayaran.

Artinya, pengguna tidak bisa membayar tagihan belanja menggunakan Samsung Pay. Tapi, pengguna bisa melakukan pembayaran dengan menggunakan DANA atau GoPay melalui aplikasi Samsung Pay.

Terlihat lebih mudah?, dalam kondisi tertentu mungkin ini memudahkan konsumen. Tapi dalam kasus lain, ini malah mempersulit.

Samsung Pay kabarnya disesuaikan dengan perkembangan internet di Indonesia, dikembangan oleh Samsung Indonesia, dan untuk pasar Indonesia.

Tujuannya untuk memudahkan para konsumen Samsung, tapi ini lebih terlihat seperti sebuah aplikasi yang mungkin hampir tidak akan memiliki banyak pengguna.

Samsung Pay untuk Memudahkan Konsumen

Ada hal aneh dengan tag line memudahkan konsumen atau pengguna. Aplikasi Samsung Pay akan otomatis menjadi bloatware yang secara otomatis terintall pada perangkat smartphone Samsung.

Arahnya bisa ditebak, ini seperti mengharapkan aga para konsumen Samsung untuk menggunakan aplikasi tersebut.

Tapi, mengingat bahwa Samsung Pay bukanlah sebuah e-payment melainkan hanya sebuah wadah yang menampung alat pembayaran, secara teori bukankah malah akan mempersulit pengguna.

Asumsinya, Anda berbelanja online dan akan membayar menggunakan e-payment (DANA) maka langsung membuka aplikasi tersebut akan lebih cepat dan mudah.

Samsung Pay?, Ya, pengguna bisa melakukan pembayaran tapi ujungnya akan menggunakan layanan lain. Jika demikian, menggunakan aplikasi resmi e-payment lebih mudah seharusnya.

samsung_pay

Menerka Pasar Pengguna Samsung Pay

Karena ini merupakan aplikasi dari Samsung, kemungkinan terbesar pengguna Samsung Pay adalah para pemilik smartphone Samsung.

Terlepas dari tag line kemudahan penggunaan dan sebagainya, pembayaran secara langsung dengan menggunakan e-payment atau e-wallet akan lebih mudah.

Membandingkan dua alasan tersebut, sepertinya akan sulit bagi Samsung Pay untuk bisa bersaing menjadi sebuah dompet digital.

Namun bisa jadi ini merupakan strategi marketing, bukan Samsung Pay melainkan ada hal lain yang akan di unggulkan. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Samsung Pay Kolaborasi dengan DANA dan GoPay"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel